Apa Saja Sih Syarat Bayar Pajak Motor? Simak Ulasan Lengkapnya!

Seperti yang kita tahu, setiap pemilik kendaraan wajib membayar pajak setiap tahunnya. Kalo sampai telat, pemilik bakal dikenakan denda, bahkan akan ditilang ketika pihak Kepolisian melakukan pemeriksaan. Oleh sebab itu, penting bagi seluruh pemilik kendaraan melakukan pembayaran pajak secara tepat waktu.

Pertanyaannya, apa saja sih syarat bayar pajak motor? Simak rinciannya di bawah ini!

Syarat bayar pajak motor yang pertama adalah Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) asli dan fotokopi.

– Kedua, Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) asli dan fotokopi.

– Ketiga, Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan fotokopi sesuai identitas pemilik (untuk perorangan).

– Fotokopi domisili perusahaan, NPWP perusahaan, SIUP perusahaan, dan TDP perusahaan (untuk kendaraan atas nama perusahaan).

– Surat kuasa jika memberi kuasa pada pihak lain yang mengurus, termasuk untuk kendaraan atas nama perusahaan.

Nah, jika syarat bayar pajak motor sudah lengkap, kamu bisa datang ke Kantor Samsat dan ikuti langkah berikut:

See also  Simak, ini Langkah Mudah Mengurus Kartu BPJS Ketenagakerjaan Hilang!

– Isi formulir perpanjangan STNK yang tersedia di loket.

– Masukkan formulir dan semua syarat bayar pajak motor ke loket pendaftaran. Bila tak ada masalah, petugas bakal menyerahkan lembar pajak yang harus dibayar.

– Lakukan pembayaran pajak di loket yang tersedia, lalu tunggu panggilan untuk penerbitan STNK dan SKPD baru.

– Proses telah selesai.

Oh ya, sebagai informasi, kamu bisa manfaatkan layanan Drive Thru yang digagas Kepolisian untuk pembayaran pajak motor tahunan atas nama perorangan. Menariknya, kamu tak perlu turun dari kendaraan saat melakukan pembayaran pajak. Prosesnya pun sangat singkat, bahkan dalam hitungan menit.

Di sisi lain, ada sedikit perbedaan bagi kamu yang mau bayar pajak kendaraan bermotor 5 tahunan. Karena selain menerbitkan STNK baru, dilakukan pula pergantian plat nomor, sehingga waktunya akan lebih lama.

See also  Cara Membuat KTP itu mudah, ini Syarat dan Prosedurnya!

Meski begitu, syarat bayar pajak motor 5 tahunan tak jauh beda dengan pembayaran pajak secara tahunan. Bedanya, kamu perlu bawa kendaraan yang bakal diperpanjang untuk dilakukan pemeriksaan fisik.

Setelah dilegalisasi, kamu bisa bayar pajak kendaraan di loket yang tersedia. Tunggu hingga STNK selesai dicetak, kemudian ambil plat nomor baru di loket penerbitan.

Bayar pajak secara online

Selain datang langsung ke Kantor Samsat, kamu juga bisa membayar pajak kendaraan secara online yang notabene lebih praktis. Cara ini lebih direkomendasikan, terlebih di masa pandemi covid-19 seperti saat ini.

Berikut cara bayar pajak kendaraan bermotor secara online, seperti dilansir media Bisnis.com:

– Download aplikasi Samsat Online Nasional di Playstore.

– Jika sudah, pilih menu Pendaftaran.

– Akan muncul pemberitahuan “Perhatian, TBPKP/SKPD dan stiker pengesahan STNK akan dikirim ke alamat yang tertera di STNK.” Terdapat pilihan Setuju dan Tidak Setuju. Jika mau melanjutkan, tekan Setuju.

See also  Sederet Profesi ini Paling Banyak Dibutuhkan oleh Perusahaan, inilah Skill yang Harus Dimiliki!

– Bakal muncul formulir yang harus diisi dengan benar, meliputi Nomor Polisi, NIK, 5 digit terakhir Nomor Rangka, Nomor Telepon, dan Email.

– Setelahnya, tekan tombol Lanjutkan. Sistem akan memproses data kurang lebih satu menit. Jika data benar, maka akan muncul data lengkap mengenai kendaraan dan besaran pajak yang harus dibayar.

– Tekan Setuju untuk dapatkan Kode Bayar. Kode ini bisa kamu pakai untuk bayar pajak kendaraan via layanan E-Channel perbankan yang bekerjasama dengan Samsat.

– Berikutnya, kamu akan dapatkan bukti pelunasan pembayaran melalui menu E-TBPKB. Muncul pula pengesahan STNK elektronik yang berlaku 1 bulan.

– Terakhir, kamu akan dapat TBPKB/SKPD dan stiker pengesahan STNK yang dikirim ke alamat yang sesuai dengan STNK.