Berapa Sih Biaya Tambal Gigi di Indonesia? Cek Harganya di Sini!

Setiap orang dituntut untuk selalu menjaga kebersihan gigi agar terhindar dari masalah kesehatan yang serius. Dari sekian banyak masalah yang kerap timbul, salah satu yang paling sering terjadi adalah gigi berlubang.

Perlu diketahui, gigi berlubang adalah masalah kesehatan yang timbul akibat menumpuknya sisa-sisa makanan di area mulut. Akibatnya, bakteri akan mudah masuk ke dalam gigi. Kalo itu terjadi, bakal timbul rasa sakit yang menganggu dan bau mulut yang sangat menyengat.

Pada prinsipnya, setiap orang punya gejala yang berbeda saat mengalami gigi berlubang, tergantung pada tingkat keparahan dan lokasi lubang. Jika lubangnya masih kecil atau baru terbentuk, mungkin tak akan ada gejala bahkan tak terasa sama sekali. Tapi, jika kondisinya sudah buruk, gejala yang timbul adalah sakit waktu menggigit, gigi jadi sangat sensitif, nyeri saat makan atau minum manis, ada lubang yang kelihatan jelas, dan ada bagian gigi yang berubah warna, biasanya jadi cokelat atau hitam.

See also  Simak, ini Langkah Mudah Mengurus Kartu BPJS Ketenagakerjaan Hilang!

Menurut ahli kesehatan, gigi berlubang pada umumnya ditandai dengan adanya plak di dalam mulut. Plak itu berasal dari sisa makanan yang mengandung gula, lalu diubah oleh bakteri alami menjadi asam. Nah, kombinasi antara bakteri, asam, sisa makanan, dan air liur itulah yang bakal membentuk plak dalam gigi. Kemudian, gigi pun akan membentuk sebuah lubang karena asam dalam plak secara perlahan akan mengikis lapisan gigi.

Gigi berlubang juga bisa disebabkan oleh sejumlah hal, seperti jarang menyikat gigi, tidak memakai pasta gigi yang mengandung fluoride, menderita gangguan makan, asam lambung, bertambahnya usia, sampai penggunaan obat-obatan tertentu.

Pengobatan untuk gigi berlubang

Untuk mengatasi gigi berlubang, salah satu yang sering dilakukan adalah melakukan tambal gigi. Usai melalui serangkaian pemeriksaan, pasien biasanya akan menjalani beberapa prosedur, mulai dari anestesi lokal pada area gigi yang bakal ditambal, bersihkan kotoran gigi, siapkan ruang penambalan, pasang bahan tambal, tes gigit, dan yang terakhir adalah memoles bagian gigi.

See also  Kisah Inspiratif ini Keren Banget, Seorang Sopir Truk Sukses jadi Miliarder!

Yang jadi pertanyaan, berapa sih biaya tambal gigi di fasilitas kesehatan?

Sebagai informasi, biaya tambal gigi setiap orang pada dasarnya berbeda-beda. Hal itu tergantung pada keparahan lubang, bahan tambal yang dipakai, fasilitas kesehatan yang didatangi, serta ada atau tidaknya pemeriksaan penunjang yang diperlukan. Misalnya, seperti rontgen.

Untuk kasus yang ringan, beberapa fasilitas kesehatan umumnya bakal memakai bahan tambal yang terjangkau, dengan biaya tambal gigi antara Rp 150 ribu hingga Rp 300 ribu untuk satu gigi. Meski demikian, tetap ada fasilitas kesehatan yang membandrol harga lebih murah atau lebih mahal dari kisaran tersebut.

Untuk gigi berlubang yang tingkat keparahannya sedang, kisaran biaya tambal gigi ada di antara Rp 400 ribu hingga Rp 600 ribu untuk satu gigi. Ya, lagi-lagi ada yang lebih mahal, ada pula yang lebih murah. Tergantung fasilitas kesehatan yang dikunjungi.

See also  Terapkan Ritual Sederhana ini saat Kesulitan Mengambil Keputusan, Benar-benar Ampuh!

Adapun untuk gigi berlubang yang parah, biaya tambal gigi tentu akan lebih mahal, sebab bahan yang dipakai harus lebih kuat. Biayanya antara Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta untuk satu gigi.

Pakai BPJS Kesehatan untuk tambal gigi

Jika kamu peserta BPJS Kesehatan, biaya tambal gigi akan gratis. Perlu kamu tahu, penanganan tambal gigi adalah salah satu pelayanan kesehatan yang di-cover oleh BPJS Kesehatan. Dengan catatan, bahan yang dipakai adalah glass ionomer atau resin komposit.

Catat baik-baik, pelayanan tambal gigi ini bisa diperoleh di fasilitas kesehatan tingkat 1, seperti di Puskesmas, Klinik, atau Praktek Dokter Mandiri. Satu hal yang perlu diingat, pastikan kamu punya akses ke fasilitas kesehatan tingkat 1 waktu mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Kesehatan.