Cara Bedakan Emas Asli dan Emas Palsu, Biar Nggak Kena Tipu!

Apasih perbedaan emas palsu dan emas asli??

Kinerja harga emas beberapa waktu belakangan ini bisa dibilang sangat baik. Tak heran jika produk tersebut makin dilirik sebagai instrumen investasi. Terlebih, di tengah kondisi ekonomi yang sedang bergejolak seperti saat ini, emas dianggap sebagai lindung nilai yang perlu diperhitungkan.

Nah, bagi kamu yang kebetulan tertarik untuk berinvestasi emas dalam waktu dekat ini, penting sekali untuk tahu perihal keaslian emas yang bakal kamu beli. Hal ini penting untuk mencegah penipuan yang bisa merugikan. Maklum, banyak orang di luar sana yang nekat mengedarkan emas palsu demi mengeruk keuntungan.

Langsung saja, ini dia cara mudah untuk perbedaann emas asli dan emas palsu, seperti yang saya kutip dari laman Logam Mulia. Cek sampai tuntas, ya!

Cek fisiknya

perbedaann emas asli dan emas palsu, kamu bisa lihat dari ciri fisiknya. Umumnya, ada tanda khusus yang tersemat di emas murni atau emas batangan, salah satunya sebut saja cap yang menandakan kadar emas tersebut. Misalnya, seperti angka 10K, 18K, atau 24K.

Gigit emas

Perlu kamu tahu, emas termasuk logam mulia lunak, sehingga cukup mudah untuk dibentuk. Semakin tinggi kadar karat emas, maka emas bakal semakin lunak. Dalam hal ini, kamu bisa menggigit emas untuk mengetahui keasliannya. Bila ada bekas yang tertinggal usai digigit, itu berarti emas tersebut asli.

Gosok emas di tangan

Cara selanjutnya terkait perbedaann emas asli dan emas palsu adalah dengan menggosok emas menggunakan telapak tangan atau jari telunjuk. Bila warnanya pudar dan tak seragam sehabis digosok, itu artinya emas tersebut palsu. Tapi, jika tidak, emas tersebut adalah emas asli.

Gores di kertas atau keramik

Kamu bisa jadikan kertas atau keramik sebagai media untuk menguji keaslian emas. Caranya sangat mudah, kamu cukup menggoreskan emas ke kertas atau keramik, lalu lihat reaksinya!

Bila tak ada bekas di kertas atau keramik, maka emas tersebut bisa dipastikan asli. Sebaliknya, jika terdapat bekas, maka emas tersebut palsu. Oh ya, saat melakukan pengujian ini, tetaplah berhati-hati sebab cara tersebut bisa merusak emas yang kamu beli.

 Dekatkan dengan magnet

Emas punya sifat non magnetis. Jadi, ia tak akan menempel saat didekatkan dengan magnet.

Teteskan dengan cairan asam

Keaslian emas juga bisa diuji dengan cara meneteskan cairan asam nitrat ke permukannya. Bila reaksinya menunjukkan warna hijau, artinya logam tersebut adalah besi yang dilapisi emas. Jika berubah warna kuning, maka logam tersebut merupakan kuningan yang dilapisi dengan emas. Sedangkan jika warnanya berubah seperti susu, maka logam tersebut adalah perak yang dilapisi emas. Namun, jika tak berubah, maka itu merupakan emas asli.

Berhati-hatilah waktu menerapkan teknik ini! Pasalnya, cairan asam nitrat cukup berbahaya jika terkena tubuh atau pernapasan.

Periksa ke butik emas

Jika kamu tak mau ribet dengan sejumlah metode pengecekan perbedaann emas asli dan emas palsu di atas, kamu bisa datang langsung ke butik emas terdekat untuk mengeceknya. Petugas di sana akan selalu siap untuk membantu kamu.

Cek pakai aplikasi CertiEye

Cara yang terakhir adalah dengan mengeceknya melalui aplikasi CertiEye. Kamu cukup mengunduh aplikasi, lalu lakukan pemindaian barcode yang tertera pada emas ANTAM kemasan terbaru. Jika asli, maka akan muncul logo ANTAM dan tulisan AUTHENTICATED.

Itulah tadi beberapa perbedaann emas asli dan emas palsu.

See also  Tips Meningkatkan Produktivitas Selama WHF, Benar-benar Ampuh!