Apa Saja Sih Tips Negosiasi yang Baik? Simak Penjelasannya di Bawah ini!

Pandai bernegosiasi adalah salah satu skill yang paling berharga bagi umat manusia, terutama dalam dunia bisnis. Sayangnya, tidak semua orang punya skill tersebut dalam dirinya, sehingga terkadang mengalami kegagalan dalam menjalankan bisnis.

Nah, buat kamu yang kebetulan kurang pandai dalam bernegosiasi, tak perlu berkecil hati dengan hal itu. Pasalnya, kamu bisa mengembangkan keterampilan tersebut dengan cara belajar dari mereka yang mahir melakukannya.

Langsung saja, berikut tips negosiasi yang baik menurut sejumlah CEO dan pengusaha hebat di berbagai penjuru dunia:

Jadilah pendengar yang baik

Co-founder Echelon Front, Jocko Willink, menjelaskan bahwa tips negosiasi yang baik adalah memulai negosiasi dengan pendekatan mendengarkan. Maksudnya, saat kamu membiarkan orang lain berbicara, maka kamu punya keunggulan kompetitif yang bisa dipakai untuk membuat kesepakatan yang adil bagi semua orang. Singkat kata, menjadi pendengar yang baik bukan sekedar taktik negosiasi.

See also  Wajib Tiru, ini Tips Rapat yang Efektif Menurut Jeff Bezos!

Intinya, ketika kamu benar-benar tertarik dengan apa yang dibilang oleh orang lain, maka kamu akan belajar sesuatu yang baru. Lewat pendekatan seperti itu, proses nego pun akan berjalan dengan lancar.

Pahami karakter lawan bicara

Tips negosiasi yang baik berikutnya adalah dengan memahami karakter lawan bicara. Pahami dengan cermat dengan siapa kamu berhadapan. Tak hanya itu, kamu juga harus tahu tentang apa yang mereka inginkan, sehingga kamu bisa berkolaborasi untuk mencapai tujuan.

CEO Hint Inc. Kara Goldin menceritakan pengalamannya saat bernegosiasi dengan orang lain. Kata dia, saat memulai Hint dulu, ia pergi ke suatu toko untuk menaruh beberapa produk. Awalnya, ia tak tahu jika pihak toko harus mematuhi planogram berdasarkan kategori produk, seperti air, soda, atau jus.

“Produk saya adalah air rasa tanpa pemanis, tentu tidak cocok dengan salah satu dari kategori tersebut,” ujarnya.

See also  Tingkatkan Penghasilan dengan Danain pada Bulan Inklusi Keuangan!

Tapi, dalam prosesnya, Goldin mencoba bekerjasama dengan penjual. Ia meminta mereka untuk mengubah planogram yang berlaku. Penjual mau bekerjasama dengan Goldin karena ia menunjukkan bahwa ia mampu memahami tantangan yang dihadapi.

“Mereka menyukai kami. Orang-orang suka bernegosiasi dengan mereka yang bekerja keras dan mau menemukan solusi,” tambahnya.

Mulai dengan bangun relasi

Tips negosiasi yang baik selanjutnya adalah mulai dengan membangun sebuah relasi. Ungkapkan tentang apa yang kamu inginkan dan dengarkan pula apa yang diinginkan lawan bicara. Dalam negosiasi yang sukses, semua orang akan ‘menang’. Tak ada istilah “Saya menang, kamu kalah.”

Diungkapkan CEO Douglas Elliman Dottie Herman, negosiasi tidak bersifat pribadi. “Kalau kamu bijak dalam melihat kedua belah pihak, kemungkinan besar kamu akan meraih tujuan yang mau dicapai,” terangnya.

Perhatikan nada bicara

Keberhasilan negosiasi berakar pada kebenaran dan kepercayaan. Karenanya, pastikan percakapan tidak mengancam agar kesepakatan bisa tercapai. Ingat, negosiasi bukan tentang intimidasi atau mengancam pihak lain.

See also  Punya Pemandangan Eksotis, 5 Negara ini Wajib Kamu Sambangi saat Masa Pensiun!

Di sisi lain, perhatikan pula nada bicara. Ini tentang gimana kamu berkomunikasi, bukan tentang apa yang kamu ungkapkan. Poin pentingnya, mulailah percakapan dengan nada yang tenang, namun tetap antusias. Lanjutkan dengan nada bicara yang bersemangat untuk mencapai tujuan. Begitu kata pendiri dan CEO Tim The Holly Parker, Holly Parker.

Jangan bertele-tele

Tips negosiasi yang baik berikutnya adalah jangan pernah bicara bertele-tele!

Dalam negosiasi, kamu tak perlu menjelaskan semua informasi yang dimiliki, cukup intinya saja. Cobalah untuk berbicara langsung ke inti masalah, seperti membahas keuntungan dan kerugian.

Fokus juga pada inti pembahasan, sehingga prosesnya tidak terlalu lama. Perlu kamu tahu, negosiasi yang panjang hanya akan membuang waktu dan energi. “Saya sudah menutup puluhan merger dan akuisisi dengan pendekatan ini,” ungkap direktur pelaksana Finofin, Alon Rajic.

Selamat mencoba!