Tingkatkan Penghasilan dengan Danain pada Bulan Inklusi Keuangan!

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menggelar Bulan Inklusi Keuangan (BIK) pada 1-31 Oktober 2020. Dengan tema Satukan Aksi Keuangan Inklusif untuk Indonesia Maju (AKSESSKU), acara ini diharapkan bisa membangkitkan perekonomian yang sedang lesu akibat pandemi.

Tirta Segara mengatakan, dunia tengah menghadapi krisis kesehatan berskala global yang turut memperlemah perekonomian. Melambatnya aktivitas ekonomi juga berdampak pada menurunnya kesejahteraan masyarakat, terutama pada kalangan pelaku usaha informal, ultra mikro, mikro, dan kecil. Demikian kata Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen ini saat pembukaan Bulan Inklusi Keuangan 2020.

Tirta menambahkan bahwa dunia saat ini sedang dihadapkan pada urgensi untuk mengatasi kerentanan sosial dan ekonomi, serta bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kemudian, memetakan dan menjangkau masyarakat kecil, ultra mikro, dan UMKM di pelosok negeri yang butuh bantuan keuangan dan dukungan kebijakan.

Di sinilah Bulan Inklusi Keuangan berperan penting, sehingga mampu jadi solusi untuk mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat pandemi. “Seluruh pengambil kebijakan ekonomi dan keuangan di tataran global, baik oleh pemerintah maupun otoritas sektor keuangannya telah menempatkan upaya penyediaan akses keuangan sebagai salah satu respons utama kebijakan penanganan pandemi Covid-19 guna mencegah dampak negatif yang berkepanjangan bagi masyarakat dan dunia usaha,” ujar Tirta.

See also  Mau Wawancara Kerja? Perhatikan Poin Penting ini!

Menurut data OJK, tingkat inklusi keuangan di Indonesia telah berada di angka 76,2 persen, melampaui target 2019 yakni 75 persen. Kendati begitu, angka ini belum merata, sebab akses keuangan di perkotaan 83,6 persen masih lebih tinggi dari pedesaan yang berada di angka 68,5 persen. Sementara itu, dalam Rapat Terbatas SNKI pada Januari 2020 lalu, Presiden Jokowi sudah menetapkan pencapaian target 90 persen pada tahun 2024 mendatang.

Lakukan pendanaan di Danain

Nah, dalam rangka memeringati Bulan Inklusi Keuangan ini, Danain mengajak masyarakat untuk meningkatkan penghasilan dengan cara cerdas sekaligus aman. Caranya dengan melakukan pengembangan dana di platform Danain.

Apa keuntungannya?

Sebagai informasi, Danain merupakan P2P Lending beragunan emas yang terdaftar dan diawasi OJK. Danain bermitra dengan sejumlah perusahaan pergadaian swasta, di mana emas yang dijaminkan oleh peminjam disimpan dengan baik oleh mitra tersebut.

See also  Punya Pemandangan Eksotis, 5 Negara ini Wajib Kamu Sambangi saat Masa Pensiun!

Perlu diketahui, imbal hasil yang ditawarkan Danain cukup menjanjikan, minimal 8% up to 120% per tahun. Di sini, semua kalangan bisa menjadi pendana, sebab nominal pendanaan di Danain sangat bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah.

Sejak berdiri tahun 2018 lalu, Danain sudah menyalurkan pendanan sebesar lebih dari Rp 800 miliar. Menariknya, TKB90 Danain masih berada di angka 100%, yang berati tidak ada pendanaan yang bermasalah hingga saat ini.

Sementara itu, di tengah pandemi ini, tren penyaluran pendanaan di Danain justru meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya, yakni 135% year on year. Hal ini karena meningkatnya permintaan pendanaan dari peminjam, terutama dari sektor usaha mikro serta meningkatnya kepercayaan pendana, baik individu maupun institusi.

See also  Ingin Sukses, Terapkanlah Gaya Hidup Orang Kaya Berikut ini dengan Konsisten!

Budiardjo Rustanto mengungkapkan, ketangguhan para pengusaha mikro sangat luar biasa, terlebih di situasi pandemi seperti sekarang. Ke depan, Danain akan selalu berupaya keras untuk membantu masyarakat, terutama pengusaha mikro dan kecil agar bisa terus berjuang mengatasi masa sulit ini.

“Tentu saja dengan tetap menjalankan protokol kesehatan demi meminimalisir penyebaran covid-19. Kami juga berharap agar perekonomian bisa segera pulih dan masyarakat tetap sehat,”pungkas Co-founder & CEO Danain ini.

Pesan dari saya, yuk jadikan Bulan Inklusi Keuangan ini sebagai momen untuk tingkatkan perekonomian!